DREaM - 19.11.2008,
Anak-anak adalah salah satu kelompok rentan yang paling berisiko terkena bencana. Dalam berbagai peristiwa bencana yang terjadi di seluruh belahan bumi, banyak anak-anak yang menjadi korban baik luka-luka maupun meninggal. Selain kondisinya yang memang sudah rentan, tingginya risiko bencana yang berdampak terhadap anak-anak salah satunya dipicu oleh faktor keterbatasan pemahaman tentang risiko bencana yang berada di lingkungan sekolah. Oleh karena itu peningkatan kapasitas pengetahuan dan pemahaman terhadap risiko bencana khususnya kepada tenaga guru dan masyarakat pada umumnya menjadi suatu hal yang penting dan mendesak, dengan tujuan agar tercipta sistim kesiapsiagaan sekolah dalam menghadapi ancaman bencana. Dan pada tahapan selanjutnya dalam pengurangan risiko bencana, para guru dapat mensosialisasikan melalui kegiatan belajar mengajar atau kegiatan lain yang bersifat ekstra kurikuler di sekolahnya.


Dengan mengambil tema "Pembelajaran Kegunungapian pada Guru dan Sekolah di Kawasan Rawan Bencana Letusan Gunung Merapi", PSMB UPN "Veteran" Yogyakarta bersama Oxfam GB mengadakan kegiatan Kunjungan Belajar yang dilanjutkan dengan Talkshow melalui media televisi bagi perwakilan Guru dan Murid Sekolah Dasar yang berada di Kawasan Rawan Bencana Letusan Gunung Merapi. Kegiatan telah berlangsung pada tanggal 13 November 2008 dengan agenda kunjungan belajar ke Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Jl. Cendana 15 Yogyakarta. Disini peserta mendapatkan penjelasan tentang kegunungapian, khususnya Gunung Merapi. Disamping itu peserta juga menyaksikan pemutaran film tentang Merapi, dan dapat melihat-lihat ke Museum yang memamerkan segala hal tentang Merapi, seperti foto-foto erupsi Merapi, maket gunung Merapi, sistim peringatan dini dll.


Setelah kunjungan belajar ke BPPTK, peserta menuju TVRI Stasiun Jogja untuk mengikuti shooting talkshow "Obrolan Angkring". Wacana diskusi pada talkshow tersebut antara lain pentingnya Pengurangan Risiko Bencana (PRB) di sekolah sebagai media pembelajaran kepada anak-anak tentang pentingnya pengurangan risiko bencana. Talkshow ini menghadirkan narasumber perwakilan guru dari Sekolah Dasar yang berada di Kawasan Rawan Bencana (SD Balerante) serta Kepala UPT Dinas Pendidikan Kabupaten Magelang. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini antara lain: 1. Masyarakat dapat mengetahui upaya-upaya pengurangan risiko bencana yang telah dan sedang dilakukan di sekolah-sekolah, 2. Mengajak semua pihak untuk melakukan pengurangan risiko bencana di wilayahnya masing-masing, dimulai dari anak sekolah, 3. Adanya masukan dari semua pihak agar upaya pengurangan risiko bencana (khususnya di sekolah) semakin baik. Talkshow Angkringan Guru ini akan disiarkan melalui TVRI Stasiun Jogja pada tanggal 29 November 2008, pukul 19.30 WIB.

